Follow by Email

Jumat, 09 Oktober 2009

Biarlah asa berlalu


Lihatlah indahnya dunia tanpaku dan janganlah dirimu terbuai fatamurgana tentang gelapnya dunia yang kian membalut asamu. Lihat dan pandanglah dari setiap sudut pandangmu. Bukankah harapan cahaya tetap jelas terlihat walau siang hampir usai? Mungkinkah rembulanmu kan diam saat mentari yang terik tlah lelah dan tenggelam di peraduannya? Tidakkan kau tahu indah cahaya rembulan kan bersinar dalam kesejukan berteman gemerlap bintang yang menawan dengan segala kemewahan malam dan selalu menemani di tiap malamu. Biarlah asa terus berlalu membawa segala harapan,harapan tentang kebahagiaan,harapan tentang segala keindahan.

Sabtu, 03 Oktober 2009

Menggapai Asa tanpa KORUPSI

 Menggapai asa tanpa KORUPSI saya pikir-pikir sebuah judul yang bagus ya...? hehehe
tapi apakah mungkin kita terlepas dari KORUPSI...? 
mungkin gak ya....?
enggak aja apa enggak banget...? hehehe
 Kalo kita lihat dari kenyataan yang tiap hari semakin memperihatinkan realitas korupsi di negri ini,mungkin sebagian dari kita tidak yakin kalo kita bisa lepas dari permasalahan korupsi.
bahkan ketika saya jalan jalan dan liat orang sedang ngumpul di kedai kopi tetangga dan meminta mereka tentang kasus KORUPSI yg sedang hangat hangatnya terjadi.
sungguh saya terkejut dan geli juga saat mereka kompang menjawab"Lebay dah lo KORUPSI itu keren tau...! bisa bikin kaya...!"
 Hahaha saya pun tertawa  ada benernya juga ya...?
kalo kerja jadi pegawai negri tuh kalo gak korupsi atau menyalah gunakan wewenang kapan mau kaya ya...?
coba bayangin aja sekarang banyak orang orang yg rela menjual sawah dan ladang serta pekarangan mereka hanya agar anaknya bisa menjadi pegawai negri.
 Belum lagi bila ingin menjadi aparat penegak hukum. coba kalo mau jujur bicara berapa besar biaya yang telah mereka keluarkan untuk mendaftar sebagai aparatur penegak hukum....?
terus apakah ada orang yang berani bicara terang terangan kalo mereka masuk sebagai pegawai negeri ataupun aparat penegak HUKUM di negeri ini dengan cara KOLUSI....?
Gak berani dah yaw....! emang ada orang yang mau ngaku terang terangan kalo dia salah....?
emang ada juga orang yang mau kehilangan harta dan jabatan...?
 yang jelas jawabannya pasti enggak enggak dan enggak...!!! hehehe
Kalo mau kita telusuri lebih dalam tentang korupsi dan penyalah gunaan wewenang pokok awalnya adalah KOLUSI atau sogok suap.
saat seseorang bekerja dan mengeluarkan modal dalam meraih pekerjaannya pasti start untuk tahun tahun awal adalah mengembalikan modal bagaimanapun caranya.
lalu langkah selanjutnya mencari ke untungan. bagaimanapun setiap kita mengeluarkan modal dalam pekerjaan kita pastilah kita mengharapkan keuntungan lebih.
banyak cara dan trik dalam meraih laba saat posisi sudah di dapat. apa lagi bila kita bisa mendapatkan posisi yang setrategis atau lahan basah. banyak airnya kali ya bro....? hehehe 
 Setelah MODAL bisa kembali KEUNTUNGAN bisa trus di dapat lah ini yang bisa membuat KOLUSI KORUPSI itu kuat. yaitu mengembangkan jaringan dengan membuat koloni KORUPTOR.
mungkin anda tidak percaya bila jaringan KORUPTOR di negeri kita ini sudah lebih dari 80% menguasai semua lini birokrasi kita.
 tapi mau tidak mau kita harus mau mengakuinya. bukan lalu yang kurang dari 20% itu gak koruptor loh...cuman mereka tidak punya kesempatan untuk korupsi...hehehe.
 Kembali ke pokok sebelumnya setelah jaringan telah terbentuk begitu solid trus apa langkan selanjutnya yang mereka lakukan...?
dari analisa dan penelitian saya nih bukan siapa siapa...!!
Mereka membuat BLACK HOLE atau lubang hitam dalam sistim administrasi negara. mereka selalu membuat peluang agar banyak anggaran yang bisa mendekati BLACK HOLE mereka. lubang hitam itu begitu gelap dan pekat jadi tidak mungkin bagi siapapun untuk mengintai mereka.
 Lalu setelah semua sistim bekerja berarti dah beres dong....?
eit tunggu dulu bung....! gak sesimpel itu...!
secara intern kedalam sistimnya udah ok,semua juga ok. bahkan semut pun gak bakalan bisa masuk...tapi bentuknya kan masih kelihatan.
trus gimana dong selanjutnya....?
 Sabar dulu ya bro...? ini adalah jurus pamungkas yang bisa mengkamoflasekan bentuk BLACK HOLEnya para KORUPTOR..
Tapi untuk menjelaskan yang terakhir ini yang lumayan agak rumit dan riskan karena harus sedikit menyentuh kepemerintahan,politik dan birokrasi.
 tapi yah saya coba jelaskan sedikit demi sedikit tapi yang jelas tidak akan sangat lengkap,tapi cukuplah buat sekedar pengetahuan aja.
 Saat semua anggota jaringan menempati tiap pos yang sudah di tentukan mulai lewat mutasi ataupun penempatan secara berkala. sentral BLACK HOLE mulai di hidupkan. kayak genset aja ya...? hehehe 
 sebenarnya lebih rumit dari genset kok bro....kalo generator kan jelas plus minusnya. tapi kalo ini selalu berubah ubah dan berpindah tempat.
Sebenarnya BLACK HOLE di Indonesia ini sudah terbentuk lumayan lama dan hingga saat ini masih aktif trus berputar. makanya jangan heran bila ada seorang KORUPTOR tertangkap semua kekayaannya di sita,tapi masih bisa enjoy keluar negeri tanpa harus bingung besok mau makan apa.
itu karena endapan yang tersimpan dalam jaringan sangat banyak dan kuat.
Eh malah ngelantur....! yea dah kembali lagi pada langkah akhir aja ya...?
 yang ini adalah fishing tach yang sangat brilian dan tak seorangpun bisa menyangka siapa sebenernya KORUPTOR sejati...hehehe
kecuali saya tentunya hehehe....
KORUPTOR adalah pecinta PERMAINAN halus dan sangat halus. mereka seperti DEWA dalam wayang yang bisa mengatur setiap permainan sesuai keinginannya. seorang KORUPTOR sejati dia tidak mau langsung menyentuh UANG karena baginya UANG KORUPSI itu haram "bila ketahuan" hehehe...gak ketahuan ya halal ajalah wong KEREN kok. hehehe..
 Dalam trik terakhir ini mereka tidak lagi menggunakan sistim adu domba lagi,karena itu udah lewat masa trennya...
tapi meniptakan Hero baru yang tentunya Anti dengan yang namanya KORUPSI KOLUSI & NIPOTISME sayangnya mereka juga begitu lihai membuat situasi. 
dan seperti apa pun Hero yang mereka buat tetap saja mereka adalah hasil dari sebuah dark conspiration....yea kita tidak akan pernah bisa tahu kebenaran yang sebenarnya...paling paling yang di kejar dan tangkep ya tikus tikus kecil yang agak bandel aja..
 Jadi sesungguhnya Negara ini sudah di kuasai sepenuhnya oleh para KORUPTOR....!
 maaf bila saya tidak menjelaskan secara detail karena itu sangat amat sangat riskan sekali...saya hanyalah sendiri sedangkan mereka telah hampir menguasai semua sektor birokrasi,tehnologi dan informasi.
 Namun pastilah anda semua sudah tahu betapa bobroknya negeri ini bahkan samapai sampai orang harus membayar untuk mengabdi....dan selama KOLUSI tidak bisa sirna pastilah KORUPSI semakin merajalela. 
dan ketika KORUPSI merajalela rakyat pun semakin sengsara.
sampai kapan kita harus terpuruk seperti ini.....?
Bung PRESIDEN pun sesungguhnya tiada berguna untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. karena penguasa hanyalah alat pembuat kebijaksanaan agar peluang semakin terbuka lebar untuk KORUPSI atas nama Rakyat.
 Kata DAMAI itu UANG bagi KORUPTOR
 Kata DAMAI itu UANG saat di tilang....
 Kata DAMAI itu UANG untuk keadilan....
Dan akhirnya Menggapai Asa tanpa KORUPSI itu hanyalah sebuah mimpi yang tidak akan pernah terjadi. karena KOLUSI KORUPSI itu telah menjadi tradisi....



nb: 
    tiada guna membuang air racun dihilir bila di hulu tetap diracuni.
    seperti itu juga korupsi yang takakan sirna bila masih ada kolusi.


salahkah aku bilang bila INDONESIAKU LEBAY......???